Subscribe MataKaki.com

Masukan Email Untuk Mendapatkan Konten Gratis dari MataKaki.com

Jejak Kaki di Kelok 9 Sumbar, Jembatan Layang Di Alam Hijau

Saat ada yang bertanya sebutkan Satu Destinasi Yang Paling Kamu Ingat, Jembatan Kelok 9 masuk kedalam 10 daftar utama yang masih kuingat

Bagiku, Berwisata melalui perjalanan darat selalu  menghadirkan banyak pengalaman, pengalaman yang tak lain diperoleh dari apa yang kita lihat, kita rasakan bahkan kita fikirkan. Bertemu dengan orang baru, objek yang unik bahkan tempat yang mengagumkan. Yang kadang beberapa objek tersebut biki gagal move on dan sulit untuk terlupakan.

Teringat suatu moment yang pernah saya lintasi ketika melakukan perjalanan darat selama lima hari mulai dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Barat tahun 2015 silam. Aku sempat terus teringat pernah melewati salah satu jembatan terindah yang pernah kulihat, jembatan tersebut tak lain adalah jembatan layang kelok 9 yang menghubungkan provinsi Riau dengan Sumatera Barat.

Kelok Sembilan, Sumbar

Berada tepat di Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota, untuk letak jelasnya ada pula yang mengatakan daerah tersebut merupakan bagian dari bukit tinggi.Kesan pertama ketika menatap jembatan tersebut dari ketinggian mungkin sedikit menyeramkan karena jurang dibawahnya. Pemandangan tersebut tepat menjadi yang pertama kali kami saksikan karena kami menempuh perjalanan dari arah Kota Pekanbaru yang hendak menyambangi bukit tinggi. Tapi rasa seram itu menjadi tak ada apa apanya, terbayar lunas oleh pemandangan nan hijau yang menglilingi jembatan ini. pemandangan surga sumatera barat yang masih melekat dalam jiwa.

Jalanya Mulus 

Melewati jembatan kelok 9 cukup membuat perjalanan kami nyaman karena pada rute ini jalan yang kami lewati cukup mulus, walau pada sebagian jalan terasa sedikit sempit untuk dilalui yang diperlukan ketelitian ekstra ketika membawa kendaraan.

Kedai Makanan

Tidak sempat menyediakan bekal makanan di perjalanan, di kelok 9 terdapat beberapa kedai makanan instan yang cukup untuk mengganjal perut, namun jika punya keinginan lebih lama bersantai di tempat ini, bawalah makanan.

Berfoto Ria

Melewati jembatan ini, menggoda diri untuk segera turun dan mengambil beberapa photo, namun jangan sembarangan memarkir kendaraan karena bisa mengganggu pengguna jalan yang lain. Ini beberapa angle menarik dari jembatan kelok 9

Usia Kelok Sembilan, Lebih Tua dari Indonesia

Ternyata Kelok 9 memiliki usia yang lebih tua dibanding Negara ini. Kelok 9 dibangun pada masa Kolonial Belanda tahun 1910 dan kurang lebih 104 tahun jauh lebih tua dibanding dengan merdekanya negara kita yaitu tahun 1945. Namun usianya yang tua bukan berarti konstruksi bangunannya juga tua, terlihat bahwa pembangunan ulang Kelok 9 semakin memperkokoh keberedaan kelok 9 yang dimana pada tahun 2013 lalu telah diresmikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono selaku Presiden pada saat itu.

Kendaraan dan Rute

Menuju kelok sembilan dari pekanbaru boleh dilakukan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua, pun demikian haram hukumnya melintasi jembatan ini bagi anda yang baru belajar berkendara, tikungan disertai tanjakan/turunan serta jurang yang dalam akan sangat berbahaya untuk anda.

Tanpa Perlu Membayar Tiket

Jembatan ini bukanlah destinasi yang anda diharuskan untuk membayar tiket untuk berada disana, hal yang lumrah karena jembatan tersebut hanyalah jalan biasa yang ditakdirkan terlalau Indah. hehe

Tunggu Apalagi, Angkat Ranselmu, Kencangkan Tali Sepatumu, destinasi ini menunggumu.

Post Author
Hadhara Rizka
Hadhara Rizka, Blogger Asal Dataran Tinggi Gayo Takengon yang merupakan salah satu daerah penghasil Kopi Berkualitas Dunia. Bermimpi Keliling Dunia dan tertarik pada dunia Internet Marketing dan Wirausaha Sosial

Tinggalkan Balasan

Gallery Tuan Rumah Mata Kaki

Saksikan Dengan Mata, Jejaki dengan Kaki. Angkat Ransel, Kencangkan Tali Sepatu dan Berpetualanglah. Gallery saya, Hadhara Rizka di Instagram. Tidak banyak yang menarik, hanya meninggalkan jejak kaki sebelum hari tua nanti.

Join to Instagram
MataKaki.com | Travel Blogger Indonesia