Subscribe MataKaki.com

Masukan Email Untuk Mendapatkan Konten Gratis dari MataKaki.com

Berburu Kopi Tubruk Single Origin Ke Oz Coffee Takengon

Karena Kopi Punya Identitas, Oz Coffee memberi Idenditas Itu. Single Origin dari sekotak bangunan kreatif berwarna anak muda

“Bang Kopi Tubruk Single Origin Pantan Cuaca 2 ya”, kataku pada barista yang dengan sigap berdiri dibalik bartender ber background OZ Coffee tersebut yang menggunakan cat putih bertuliskan OZ Coffee berwarna hitam. Bartender tersebut tampak ramai dengan di isi oleh 2 buah mesin grinder yang berukuran berbeda, beberapa bejana kaca yang berisi kopi yang sudah di sangrai dan beberapa lainnya adalah bejana kaca berukuran kecil tempat menampung kopi single origin yang menurut saya pribadi inilah bagian paling istimewa di coffee shop ini.

Ruangan

Berbentuk persegi panjang yang kira kira berukuran 16 x 4 meter yang hampir sisi dindingnya diberi hiasan dengan bentuk yang berbeda, ada yang merupakan lukisan karikatur, infografic coffee, tempelan ukiran kayu berupa menu menu kopi, dan hiasan kayu lainnya.

Pada bangunan kotak yang bagian depannya ditutupi oleh kaca transparan ini dihiasi oleh berbagai ornamen yang meski tidak begitu istimewa namun cukup khas menurut pandangan saya, ruangan tersebut diisi oleh 10 lebih bola lampu yang dibuat menggantung, yang bola lampu tersebut diberi hiasan berupa tempurung setengah lingkaran. Cahaya dari lampu tersebut tidak begitu cerah, juga tidak begitu redup. Suasana cahaya yang dipancarkan cahaya itu cocok pengunjung yang datang di siang maupun malam hari.

Suasana

Mampir ke Coffee shop tentunya masing masing orang datang dengan motif yang berbeda, ada yang datang karena butuh kandungan kafein pada kopinya, ada yang datang untuk bertemu kolega, ada yang datang untuk mengisi hari hari yang kosong, ada pula yang datang dengan berdiskusi, menulis dan membaca. Untuk saya sendiri, kunjungan ke coffee shop menjadi suatu hiburan tersendiri, berdiskusi dan berselancar di Internet serta menambah sahabat, alasan itulah yang menuntun saya hingga tiba di OZ Coffee shop yang memang memiliki suasana santai.

OZ Coffee shop ini dipandang sekilas, cocok dikunjungi ketika ngopi sendirian atau beramai ramai, itu bisa dilihat dari desain tempat duduk yang tersedia disini. Ada bagian kursi yang disusun cocok untuk 2 orang, 4 orang ada juga yang cocok dipakai untuk beramai ramai. Ada kursi yang memiliki sandaran ada juga kursi yang dirakit sendiri bagi pengunjung yang ingin duduk di busa empuk dan tanpa sandaran.

Saya sendiri memilih di kursi agak panjang (satu deretan bisa diisi oleh 2 orang) dengan sebuah meja yang memiliki panjang seirama dengan kursi tersebut karena tujuan lain berkunjung kemari adalah untuk menggunakan perangkat laptop. Meja tersebut termasuk meja yang tidak cukup tinggi, hanya berkisar sekitar 50 cm dari lantai, sangat nyaman untuk duduk menggunakan laptop.

Single Origin Coffee

Bukan ruangan yang kreatif alasanku berkunjung ke Coffee Shop ini, melainkan teringat pengalaman sebelumnya aku sangat suka dengan sajian kopi tubruk single origin dari pantan cuaca oleh barista OZ. Dengan level roasting yang kuperkirakan adalah medium atau mediun to dark tersebut di grind dengan ukuran yang cukup kasar sehingga walaupun aku bukanlah penikmat dan pengecap kopi yang ulung bisa merasakan rasa yang soft pada kopi tersebut, berbicara soal kopi bukanlah berbicara dengan rasa yang pasti, seperti perasaanku, hehe. Tapi kopi, selalu menemukan penikmatnya sendiri

Kopi Selalu menemukan penikmatnya sendiri

Ada beberapa single origin lainnya di Coffee Shop ini seperti Gayo 1, Gayo 2, Panji (dari pondok baru), pantan cuaca, dan beberapa lainnya ada pula coffee blend. Untuk sajian menu di coffee shop ini hampir sama dengan coffee shop lain di kota takengon yang kini semakin kaya cara menyajikan kopinya dengan teknik manual brew maupun menggunakan esspresso machine.

Mendapatkan secangkir Kopi Tubruk dengan aroma yang menggugah tak akan merobek kantongmu terlalu dalam, dengan Rp. 10.000 kopi ini siap menghangatkan dari tenggorokan hingga ke hati.

Akhir dari cerita ini, jika sobat matakaki.com ingin segera merasakan kenikmatan kopi tubruk atau sajian kopi lainnya di OZ coffee saat berwisata ke Kota Takengon sebetulnya tidak sulit untuk dijangkau, OZ coffee beralamat di desa Lemah Burbana, tidak jauh dari SPBU Lemah, ambil arah lurus jika kebetulan sobat mau masuk melalui jalan SPBU lemah, sebab jika mengambil jalan ke kiri akan terhubung ke Terminal paya Ilang Takengon

Prinsip Traveller, jangan hanya dirumah, biarkan ketika imajinasi mulai melayang, mata ingin segera menatap dan jejak kaki yang akan mewujudkannya, pastikan lidah anda tak merasa berdosa sebab anda sudah mampir ketempat ini, angkat ransel, kencangkan tali sepatu, udara dingin di desa surga siap menanti jiwa petualangmu. Salam Matakaki

NB :

  • Pantan Cuaca, nama sebuah lokasi di Kabupaten Gayo Lues
  • Lemah Burbana adalah nama sebuah desa yang terletak di Kecataman Bebesen, Aceh Tengah

 

Post Author
Hadhara Rizka
Hadhara Rizka, Blogger Asal Dataran Tinggi Gayo Takengon yang merupakan salah satu daerah penghasil Kopi Berkualitas Dunia. Bermimpi Keliling Dunia dan tertarik pada dunia Internet Marketing dan Wirausaha Sosial

Tinggalkan Balasan

Gallery Tuan Rumah Mata Kaki

Saksikan Dengan Mata, Jejaki dengan Kaki. Angkat Ransel, Kencangkan Tali Sepatu dan Berpetualanglah. Gallery saya, Hadhara Rizka di Instagram. Tidak banyak yang menarik, hanya meninggalkan jejak kaki sebelum hari tua nanti.

Join to Instagram
MataKaki.com | Travel Blogger Indonesia