Subscribe MataKaki.com

Masukan Email Untuk Mendapatkan Konten Gratis dari MataKaki.com

Mau Ke Takengon? 3 Jalur Ini Bisa Kamu Tempuh Sesuai Pilihan

Konsep Bepergian, Pilih Jalur sesuai budget, waktu dan gaya perjalanan yang kamu inginkan. Selamat Datang di Kota Takengon

Saya menulis artikel kali ini dalam suasana sore yang redup, tapi pastikan hidupmu tidak sedang seredup itu ya guys, karena selaku tuan rumah matakaki.com kali ini saya ingin berbagi rujukan bagaimana cara menggapai kota Takengon (khusus bagi pembaca yang masih buta tentang kota surga negeri kopi ini).

Jalan mana ya menuju Takengon, naik apa kesana dan berapa lama dalam perjalanan menuju kota Takengon adalah pertanyaan yang lazim menjadi pertanyaan, termasuk beberapa calon wisatawan yang menghubungi saya via sosial media, sebagai orang yang lahir dan besar di Kota ini saya punya tanggung jawab moral untuk membeberkan informasi sederhana yang bernilai manfaat bagi kita semua, terutama kamu, iya kamu pembaca blog matakaki.com 🙂

Daripada kamu mendera rasa bingung tak berujung, langsung saja baca 3 cara utama menuju Kota Takengon yang boleh kamu pilih sesuai waktu, budget dan gaya perjalananmu, tapi pastikan kamu tidak melewatkan artikel sebelumnya tentang kapan waktu yang tepat berkunjung ke Takengon

Ke Takengon Via Darat Dari Kota Medan

Perjalanan menuju Takengon via kota medan adalah salah satu pilihan yang banyak dipilih oleh calon pengunjung ke Kota Takengon, terutama yang hadir dari luar pulau sumatera. Kenapa? karena bagi pengguna transportasi udara, tiket pesawat dari Kota Jakarta ke Medan lebih terjangkau daripada menuju Kota Banda Aceh. Selain itu, calon pengunjung di dalam pulau sumatera seperti sumatera barat, jambi, lampung, riau dan lainnya akan melewati kota Medan sebelum menuju Takengon.

Lebih suka naik Bus atau Berjenis Minibus? tentu ada plus and minusnya juga. Menempuh Takengon via Medan, kamu boleh memilih salah satu dari Moda Transportasi Darat tersebut. Kalau saya pribadi lebih memilih naik Bus, tentu karena selama perjalanan yang menguras energi tersebut saya lebih menyukai ruangan yang luas, selain itu rata rata Bus menuju provinsi Aceh sudah memiliki fasilitas yang dapat dikatakan oke dari segi desain interior tempat duduk yang nyaman di dalamnya. Minibus menjadi pilihan lain bagi pengguna jasa transportasi karena penumpang bisa di jemput ke alamat tertentu (kota medan) dan diantarkan ke tempat tertentu (kota Takengon) tidak hanya di Terminal Pemberhentian. Minibus juga memiliki waktu tempuh yang relatif lebih cepat, sedangkan untuk ongkos yang harus dikeluarkan relatif sama. Saat artikel ini dipublikasikan, ongkos berkisar antara Rp. 130.000 – Rp, 160.000

Waktu perjalanan dari Kota Medan ke Takengon maupun sebaliknya biasa ditempuh selama 10-12 Jam dan pilihan terbaik melakukan perjalanan adalah malam hari dari dan ke Kota Takengon, dan akan tiba pagi hari di Kota Tujuan, perjalanan panjang dengan kondisi jalan berliku akan sangat mengganggu sehingga tidur di perjalanan boleh menjadi pertimbangan.

Tips :

Dari Bandara Kualanamu Medan menuju Loket Bus Kota Medan bisa menggunakan Damri dan membayar kira kira Rp. 25.000

Ada nilai plus bagi kamu yang menggunakan moda transportasi darat menuju Kota Takengon, di pagi hari sesaat tiba di Takengon kamu bisa merasakan suhu dingin dan disambut pemandangan hijau berlatar Danau Laut Tawar. Kesan ini terus saya rasakan terutama saat lama meninggalkan kota Takengon.

Menuju Takengon Via Kota Banda Aceh (Darat)

Terminal Bus Takengon. Kredit Gambar by http://analisadaily.com

Ada kalanya, calon pengunjung Kota Takengon memilih menggunakan jalur Banda Aceh menuju Takengon, sebut saja pengunjung dari negara Malaysia, karena tiket Malaysia menuju Banda Aceh dapat dikatakan murah meriah hingga tak jarang lebih ekonomis daripada lewat jalur medan.

Berbeda dengan jalur medan, tidak ada bus besar dari kota banda Aceh yang langsung menuju kota Takengon. Jika tetap ingin menggunakan moda transportasi bus besar, maka kamu lebih baik transit dulu di Kota biren dan melanjutkan perjalanan menuju Takengon dengan minibus. Kalau saran pribadi dari saya, lebih baik memesan tiket minibus langsung dari Kota Banda Aceh menuju Kota Takengon.

Untuk waktu tempuh, Kota Banda Aceh menuju Takengon sekitar 7-8 Jam. Bagi kamu calon pengunjung dari pulau selain sumatera, jika tidak sanggup dengan perjalanan darat yang lama, rute ini bisa menjadi pilihan. Kamu hanya perlu terbang dari Kotamu menuju bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh. Ke Takengon via banda Aceh, kamu hanya mengeluarkan Rp. 120.000 kok.

Menuju Takengon Via Medan Ke Bandara Rembele

Bandara Rembele Takengon. Kredit Photo By TanohGayo.com

Kabar Gembira hadir di Tahun 2017 sejak Bandara Rembele yang diresmikan langsung oleh pak Jokowi, Presiden RI. Suatu kehormatan juga bagi Negeri Gayo, karena biasanya bandara kelas C hanya diresmikan oleh Menteri Perhubungan.

Menempuh Kota Takengon dalam 1 hari bukan lagi mimpi sejak hadirnya bandara ini, termasuk buat kamu calon pengunjung Kota Takengon yang memiliki waktu yang mahal serta menginginkan moda transportasi yang cepat dan tidak melelahkan. Yang pasti tidak lebih melelahkan dari tugas kampus, hehe

Pemandangan hijau dari pegunungan Gayo menjadi kenikmatan yang tak bisa kamu elakkan saat terbang menuju Bandara Rembele yang secara notabene terletak di Kabupaten Bener Meriah, tetangga Kota Takengon yang hanya berjarak tempuh sekitar 30 – 45 menit saja dengan kecepatan normal.

Sayangnya, jadwal penerbangan sejauh ini hanya 1x perhari dan masih memiliki rute tunggal. Rute tersebut dari dan ke Bandara Kualanamu Medan (KNO) Menuju Bandara Rembele (TXE) dengan menggunkan pesawat ATR berkapasitas 72 penumpang, Maskapai yang melayani jalur ini juga hanya satu, seperti dirimu yang masih sendiri hehe :). Kamu bisa menggunakan Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1411 dengna waktu tempuh 45 menit. (Delay yang menjadi momok jangan dihitung ya). Dari KNO ke TXE pesawat berangkat jam 08.00, sedangkan dari TXE-KNO jam 09.00.

Tips :

Kalau terbang dari Pulau Jawa, Pastikan Pilih Pesawat Subuh 🙂

Sesampainya di Bandara Rembele, kamu masih ada sisa perjalanan ke Takengon, tapi sudah di depan mata loh, kamu tidak perlu menahan sesak di dada karena tak kunjung sampa ke surga kopi tersebut (oh iya, sekedar Informasi bahwa Kabupaten Bener Meriah yang masuk ke dalam Zona Dataran Tinggi Gayo merupakan daerah penghasil kopi seperti Aceh Tengah yang beribukota Takengon.

Menuju Kota Takengon dari Bandara rembele, sejauh yang saya ketahui ada Bus Damri, tapi terus terang belum pernah menggunakan layanan ini, sebab punya teman yang setia mengantarkan via motor ke Bandara Rembele. Untuk tarif Damri sendiri saya belum konfirmasi informasinya, tapi dipastikan tidak akan merogoh kocek terlalu dalam.

Tak Terasa ya Guys artikel ini hampir terisi 1000 kata, takut sobat semua merasa bosan dengan tulisan jomblowers yang sedang dilanda galau skripsi ini, akhirnya mending saya akhiri saja dan saya sapa kamu semua dengan senyuman dan ucapan “Selamat Datang di Kota Takengon”

Takengon

Kutatap dengan Indah Melalui Bola Mataku, Kujejaki Setiap Langkah dengan Kakiku Karena Aku, Sang Matakaki

NB :

  • Minibus yang saya maksud disini adalah Travel seperti menggunakan L-300 dan Moda Transportasi sejenis
  • Hadir Agustus 2017 ke Takengon? Pantengin 2 Event Keren Takengon ini
  • Kredit Featured Image By https://asykarigayo.files.wordpress.com
Post Author
Hadhara Rizka
Hadhara Rizka, Blogger Asal Dataran Tinggi Gayo Takengon yang merupakan salah satu daerah penghasil Kopi Berkualitas Dunia. Bermimpi Keliling Dunia dan tertarik pada dunia Internet Marketing dan Wirausaha Sosial

Tinggalkan Balasan

Gallery Tuan Rumah Mata Kaki

Saksikan Dengan Mata, Jejaki dengan Kaki. Angkat Ransel, Kencangkan Tali Sepatu dan Berpetualanglah. Gallery saya, Hadhara Rizka di Instagram. Tidak banyak yang menarik, hanya meninggalkan jejak kaki sebelum hari tua nanti.

Join to Instagram
MataKaki.com | Travel Blogger Indonesia